Rohil,gagakhitam.com | Pemerintah Kepenghuluan Bagan Jawa,Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, menggelar Rapat Koordinasi Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan dan pencegahan terhadap potensi Karhutla di wilayah kepenghuluan, Rabu (28/1/2026).

Kegiatan tersebut dimulai sekira pukul 14:20 siang,acara tersebut dilaksanakan di Kantor Kepenghuluan Bagan Jawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Rapat koordinasi dihadiri oleh PJ,Penghulu Bagan Syahruddin,Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Bagan Jawa,ARDANSYAH,PONIDI Babinsa, Ketua BPKep beserta, tokoh pemuda, tokoh agama, para Kepala Dusun, Ketua RW dan RT, serta staf Kepenghuluan Bagan Jawa.

Dalam sambutannya, Datuk Penghulu Bagan Jawa menyampaikan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, khususnya dengan meningkatkan patroli lingkungan dan pengawasan wilayah.
Melalui rapat koordinasi ini, seluruh peserta sepakat untuk memperkuat sinergi dan kerja sama dalam upaya pencegahan Karhutla. Perangkat kepenghuluan, Kadus, RW, dan RT masyarakat diminta agar lebih rutin melaksanakan patroli serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar.

Bhabinkamtibmas Kepenghuluan Bagan Jawa, ARDIANSYAH dalam arahannya menegaskan bahwa pembakaran hutan dan lahan merupakan tindak pidana dan melanggar hukum.
Selain itu, masyarakat diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau hotspot, sehingga dapat ditangani secara cepat oleh aparat dan unsur terkait. Apabila terjadi Karhutla, lahan yang terbakar akan dipasang garis polisi dan pemilik lahan dapat dimintai keterangan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan imbauan terkait meningkatnya kasus pencurian kendaraan bermotor, sehingga masyarakat diminta untuk mengaktifkan kembali siskamling dan jam malam, serta menggunakan kunci ganda pada kendaraan.
Menjelang perayaan Hari Raya Imlek dan menyambut bulan suci Ramadhan, seluruh masyarakat diajak untuk terus menjaga kerukunan, toleransi antarumat beragama, serta bersama-sama menciptakan situasi lingkungan yang aman dan kondusif.(Team)












