Puskesmas Bagansiapiapi Lakukan Fogging Fokus di Bagan Barat Usai Temukan Kasus DBD Positif

- Penulis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagan Siapi,gagakhitam.com |  23/5/2026 Puskesmas Bagansiapiapi melalui tim fogging melaksanakan penyemprotan fokus di Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, RT 09 RW 03, setelah menerima laporan adanya warga yang positif Demam Berdarah Dengue [DBD].

Kepala Puskesmas Bagansiapiapi, dr. Romy Cahyadi, M.K.M.menyampaikan bahwa pihaknya langsung bergerak setelah mendapat laporan dari rumah sakit mengenai pasien DBD positif di wilayah kerja Puskesmas Bagansiapiapi

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami langsung melakukan fogging dan di lokasi ditemukan jentik nyamuk _Aedes aegypti_ beserta nyamuk dewasa lainnya. Setelah itu, kami lakukan fogging fokus dengan radius 200 meter dari titik kasus,” ujar Romy.

Hingga saat ini, Puskesmas Bagansiapiapi,mencatat 79 kasus DBD. Sejak Januari 2025, tim telah melakukan fogging di 79 titik, termasuk di beberapa sekolah di wilayah kerja.

Menurut Romy, penyebaran DBD di Kecamatan Bangko hampir merata di 4 desa dan 4 kelurahan. Namun, kasus terbanyak berada di Kelurahan Bagan Barat dan Kelurahan Bagan Hulu. Secara keseluruhan di Kecamatan Bangko, Kelurahan Bagan Barat dan Kelurahan Bagan Punak menjadi wilayah dengan jumlah kasus tertinggi.

Dr. Romy Cahyadi M. K.M. mengingatkan bahwa fogging hanya membunuh nyamuk dewasa. Jika lingkungan tidak diperbaiki, jentik akan kembali menjadi nyamuk dewasa dalam 2-3 minggu dan berpotensi menularkan penyakit lagi.

Baca Juga:  Bupati Pidie Jaya Perkuat Transparansi, Gelar Uji Publik Data Kerusakan Rumah Pascabencana untuk Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

“Di lokasi ini kami sudah melakukan fogging sampai 3 kali pada titik yang sama. Ini menunjukkan belum ada perbaikan lingkungan meski sebelumnya kami sudah mengimbau untuk melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk [PSN] dan gotong royong,” jelasnya.

Ia berharap masyarakat tidak menunggu musim hujan untuk bergotong royong membersihkan lingkungan. Bulan Februari, Maret, dan April dinilai waktu yang tepat karena belum memasuki puncak musim hujan.

“Jentik nyamuk DBD tidak hidup di air tanah. Jentik hidup di air bersih yang tergenang, seperti di dalam plastik, penampungan air yang tidak ditutup, dan botol bekas yang dibuang sembarangan,” terang Romy.

Romy juga menyampaikan terima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup [DLH] yang telah menggerakkan gotong royong massal di wilayah tersebut.

“Kami berharap tidak ada lagi warga yang terinfeksi DBD. Tapi jika ditemukan kasus, pastikan kami akan segera melakukan fogging fokus. Sekali lagi, kami minta masyarakat membersihkan lingkungan dan pekarangan rumah masing-masing,” tutupnya.(Redaksi)

Follow WhatsApp Channel gagakhitam.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kalapas Bagansiapiapi: Bakti Pemasyarakatan Harus Berdampak Nyata Bagi Masyarakat Luas
Kukuhkan Persatuan, Aparat Kepenghuluan Bagan Jawa Bentuk Forum Komunikasi RT RW dan Dusun
Kejati Riau Limpahkan Laporan Dugaan Korupsi Kegiatan Pesta Rakyat ke Kejari Dumai
Harga BBM Eceran Tembus Rp25 Ribu, LSM KPK RI: Bupati Rohil Harus Bangunkan SPBU BUMD dari ‘Mati Suri’
Klarifikasi Bendahara Bagan Jawa: Dana SiLPA dan ADK Digunakan Sesuai Prosedur dan Sudah Terealisasi
Empat Laporan Bambang Irawan Sudah Terbit SP2HP, Kuasa Hukum: “Kami Dukung Penindakan oleh Polda Riau”
Bambang Irawan Diperiksa 9 Jam di Polda Riau, Soroti Lambannya Penanganan Laporan Keterbukaan Informasi
Pemulihan Pasca Bencana Berbasis Kolaborasi: Plt Kadiskop UKM Aceh Resmikan Donasi Sumur Bor dan MCK untuk Dukung UMKM di Pidie Jaya
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:41 WIB

Puskesmas Bagansiapiapi Lakukan Fogging Fokus di Bagan Barat Usai Temukan Kasus DBD Positif

Kamis, 16 April 2026 - 11:44 WIB

Kalapas Bagansiapiapi: Bakti Pemasyarakatan Harus Berdampak Nyata Bagi Masyarakat Luas

Minggu, 12 April 2026 - 11:50 WIB

Kukuhkan Persatuan, Aparat Kepenghuluan Bagan Jawa Bentuk Forum Komunikasi RT RW dan Dusun

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:54 WIB

Kejati Riau Limpahkan Laporan Dugaan Korupsi Kegiatan Pesta Rakyat ke Kejari Dumai

Kamis, 12 Maret 2026 - 11:26 WIB

Klarifikasi Bendahara Bagan Jawa: Dana SiLPA dan ADK Digunakan Sesuai Prosedur dan Sudah Terealisasi

Berita Terbaru